Sifat Kekuatan dalam Pikiran dan Daya Tarik


    Bagi pikiran orang awam, istilah daya tarik pribadi mengandung gagsan mengenai pancaran aliran dari seseorang yang memiliki kekuatan magnetis dan menarik semua yang berada dalam radius kekuatannya. Meski gagasan ini salah secara keseluruhan, tetapi di dalamnya tersimpan bibit kebenaran yang sesungguhnya. Memang ada pancaran aliran, tetapi bukanlah kekuatan magnetis seperti kekuatan magnet yang ada dalam batu magnet atau listrik. Walaupun mempunyai beberapa kemiripan dampak degan kedua kekuatan tersebut, aliran magnetis manusia sama sekali tidak memiliki persamaan asal atau sifat intrinsik dengan keduanya.

    Daya Tarik Pribadi


    Daya tarik pribadi adalah aliran gelombang atau vibrasi pikiran yang diproyeksikan dari pikiran manusia. Setiap pemikiran yang diciptakan oleh otak memiliki kekuatan, besar ataupun kecil. Itu semua tergantung dari dorongan yang tertanam ketika pikiran tersebut diciptakan. Saat berpikir, manusia mengirimkan aliran samar yang sering memancar jauh laksana sinar. Pikiran yang kuat memiliki pancaran yang luar biasa dan kerap mematahkan perlawanan naluriah yang dimiliki pikiran orang lain. Sementara itu, pikiran yang lemah bahkan tidak akan mampu mencapai gerbang benteng kesadaran mental orang lain. Kecuali benteng itu dibiarkan tak terjaga. Pikiran yang dikirimkan berulang ulang juga akan memberikan dampak. Seperti pintu masuk yang menolak satu gelombang pikiran, kendati gelombang itu memiliki kekuatan yang cukup besar. Inilah pertunjukan hukum fisika dalam dunia Psikis. Serta contoh dari pepatah lama yang berbunyi
    Tetesan air lambat laun bisa melubangi batu

    Kita semua dipengaruhi oleh pikiran orang lain, lebih dari yang dipikirkan sebelumnya. Bukan oleh opini, melainkan oleh pikiran. Seorang penulis hebat yang membahas masalah ini mengatakan

    Pikiran adalah benda

    Pikiran merupakan benda dan benda itu sangat kuat. Dari fakta ini, berarti kita berada dalam naungan kekuatan luar biasa yang sifatnya sama sekali tidak diketahui dan disangkal keberadaannya oleh banyak orang. Di lain sisi, jika kita memahami sifat dan hukum yang mengatur kekuatan mengagumkan ini, kita bisa menguasai serta menjadikannya instrumen dan asisten. Setiap pikiran yang diciptakan, entah itu kuat atau lemah, baik atau buruk, sehat atau tak sehat, mengirimkan gelombang getar yang memengaruhi siapa pun yang berhubungan dengan orang tersebut atau berada dalam radius vibrasi pikirannya. Gelombang pikiran sama seperti riak pada kolam yang muncul sewaktu anda melemparkan kerikil ke dalamnya. Riak ini bergerak dari titik pusat dalam lingkaran yang kian melebar secara konstan. Apabila sebuah impuls memproyeksikan gelombang pikiran secara paksa kepada objek tertentu, kekuatannya akan terasa lebih tinggi pada titik tersebut.

     

    (0)

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel