Bisnis Vtube Apakah Penipuan


    Pandemi belum juga usai, masyarakat sudah disiram dengan air racun dari bisnis dengan skema ponzi ini. Ya, siapa lagi kalau bukan Vtube. Vtube menjadi aplikasi yang diyakini oleh para member member mereka, yang dimana dengan menonton 5 – 10 iklan saja per harinya dan dengan durasi 5 – 10 detik, kita bisa mendapatkan uang. Lantas apakah semua itu logis?

    Mungkin sebagian besar dari anda berpikir, bisnis Vtubie apakah penipuan? Maka jawaban singkat dari saya ialah YA, VTUBE BISNIS PENIPUAN. Lalu jika penipuan, kenapa banyak orang yang malah ikut mendaftar dan rela menyerahkan data pribadi mereka yang berharga itu buat mendaftar?

    Sepertinya masyarakat Indonesia perlu dikasih pelajaran ulang agar mereka kapok. Seakan akan seperti bangsa Lut yang diberi azab oleh Tuhan. Mereka rela menjual data pribadi mereka seperti KTP, foto dengan KTP, dan data lainnya buat mendaftar ke akun Vtube. Padahal jelas, data data tersebut dapat disalahgunakan oleh pihak pembuat Vtube.

    Emang seberapakah penting data data itu? Dengan cukup menyerahkan KTP dan foto pribadi saja, pemilik data tersebut sudah bisa melakukan:

    · Pinjaman Online

    · Menjual data data itu ke pengasong lain

    · Melakukan tindak kejahatan

    · Phising

    · Carding

    · Dan masih banyak lagi yang lainnya

    Bayangkan pemilik bisnis Vtube memperlakukan data data anda seperti hal hal diatas? Dijamin anda akan lemes tidak berdaya.

    Apakah Vtube Terdaftar di Kominfo

    Masih ragu lagi dengan pertanyaan bisnis Vtube apakah penipuan atau bukan? Gampangnya gini, bisnis yang diridhoi oleh negara, pasti akan terdaftar di salah satu platform milik negara, yaitu Kominfo.

    Menurut desas desus, pemilik Vtube ialah PT . FUTURE VIEW TECH yang dimana “katanya” telah terdaftar di Kominfo dengan nomor (02376/DJAI.PSE/03/2020) dan namanya tercantum di website https://pse.kominfo.go.id/sistem/2886. Tapi ternyata, di bulan September 2020 kemarin, Kominfo sudah menghapus halaman tersebut.

    Vtube Resmi atau Ilegal

    Pemerintah pun juga sudah menyatakan bahwasannya bisnis ini ilegal dengan skema Ponzi. Tidak percaya? Coba cek berita berikut ini:

    [Gambar berita]

    Setelah melihat gambar itu, diharapkan anda sudah tidak tanya tanya lagi, apakah Vtube resmi atau ilegal. Karena jelas, berita sudah disampaikan, website yang katanya milik Vtube sudah diblokir, MUI sudah mengeluarkan fatwa haram tentang Vtube, dan lain sebagainya.

    Apakah Vtube Itu Benar Menghasilkan Uang

    Mungkin anda bertanya tanya, emang benar Vtube bisa menghasilkan uang? Lalu darimanakah mereka mendapatkan uang? Jawabannya ialah dari jualan Point. Ya, point yang dihasilkan dari menonton iklan setiap harinya akan mereka jual kembali ke member miskin di bintang rendah.

    Point yang didapatkan, dapat dijual ke member member lain dengan harga $1 per VP (istilah point di Vtube). Semisal sebagai contoh, jika anda ingin naik level, maka salah satu caranya ialah dengan membeli level atau bintang itu dengan harga yang berbeda beda untuk setiap levelnya.

    Bintang 1: Butuh 10 VP (Rp. 200.000)

    Bintang 2: Butuh 100 VP (Rp. 1.000.000)

    Bintang 3: Butuh 500 VP (Rp. 4.000.000)

    Bintang 4: Butuh 1000 VP (Rp. 7.000.000)

    Bintang 5: Butuh 5000 VP (Rp. 20.000.000)

    Bintang 6: Butuh 10.000 VP (Rp. 40.000.000)

    Nah setiap level atau bintang tersebut memiliki pendapatan yang berbeda beda setiap harinya. Semakin besar bintangnya, maka semakin besar pula pendapatan yang bisa diperoleh. Setelah 40 hari berjalan pun, anda masih harus memperpanjang atau tidak.

    Profit atau penghasilan dari Vtube berupa VP. Misal kita ambil contoh, profit total di bintang 1 adalah 16 VP. Nah VP itu nantinya bisa anda jual ke member lain atau dikumpulkan untuk kemudian diupgrade ke bintang yang lebih besar.

    Vtube Haram atau Halal

    Kesimpulan
    (0)

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel