View AllRomance

Travel

Fashion

Latest News

Minggu, 22 November 2020

Perbedaan Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Perbedaan Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Diantara kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan pendidikan jasmani (penjas) dan olahraga. Tapi ternyata, keduanya berbeda loh. Ada beberapa perbedaan yang mendasari keduanya sehingga kedua istilah ini saling terhubung satu sama lain. Berikut ini adalah perbedaan pendidikan jasmani dan olahraga yang wajib kamu ketahui.

Apa Sih Perbedaan Pendidikan Jasmani dan Olahraga ?

Sebelum langsung membahas mengenai perbedaan antara keduanya, alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu definisi pendidikan jasmani dan olahraga. Pengertian ini diambil dari pemahaman penulis terhadap keduanya.

Setelah mengetahui, diharapkan kamu akan memiliki sedikit pandangan antara kedua bidang ini. Pasalnya kedua bidang ini meskipun mirip, ternyata ada perbedaannya loh. Sehingga nantinya kamu tidak salah menyebutkan antara keduanya.

Pengertian Pendidikan Jasmani

Pendidikan Jasmani adalah suatu proses terjadinya adaptasi dan pembelajaran secara organik, neuromuscular, intelektual, sosial, kultural, emosional, dan estetika yang dihasilkan dari proses pemilihan berbagai aktivitas jasmani.

Sedangkan definisi lain penjas atau pendidikan jasmani adalah kegiatan pendidikan yang melibatkan aktivitas tubuh dan badan. Jadi intinya adalah penjas akan didampingi oleh guru penjas yang dimana dapat memandu kita untuk mendapatkan kebugara tubuh dari latihan jasmani.

Poin yang Membedakan Pendidikan Jasmani dengan Olahraga

  • Peserta pendidikan jasmani itu bersifat Heterogen. Karena tujuan utama dari pendidikan jasmani itu adalah untuk melatih kebugaran, bukan keterampilan.
  • Tujuan dari penjas itu untuk mencapai tujuan pendidikan. Tidak mengharuskan pesertanya meraih prestasi setinggi tingginya.
  • Pendidikan jasmani berorientasi kepada kebutuhan dan perkembangan dari setiap peserta didik.
  • Semua aktivitas gerak termasuk ke dalam olahraga.
  • Waktu pelaksanaan olahraga ditentukan oleh waktu jumlah jam tiap pertemuan.
  • Guru berperan sebagai subjek.

Pengertian Olahraga

Olahraga adalah suatu kegiatan jasmani yang dilakukan untuk memelihara kesehatan dan memperkuat otot – otot tubuh. Selain itu, tujuan olahraga adalah untuk mendapatkan kesenangan, mengisi waktu luang, melatih otot, melatih alat gerak, dan lain sebagainya.

Sebenarnya pengertian olahraga itu ada 2, yaitu dari kata bahasa Indonesia dan kata Sport. Olahraga dari bahasa Indonesia adalah latihan gerak yang bertujuan untuk menyehatkan dan menguatkan tubuh. Sedangkan olahraga dari kata Sport adalah kegiatan yang mendorong pengembangan potensi dalam bentuk permainan, pertandingan, prestasi, meningkatkan kemampuan gerak, memperoleh kesenangan, dan lain sebagainya.

Poin yang Membedakan Olahraga dengan Pendidikan Jasmani

  • Peserta bersifat homogen. Hanya peserta tertentu yang memiliki keahlian tertentulah yang bisa mengikuti program olahraga. Karena tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan prestasi di bidang itu.
  • Tujuan utama dari olahraga itu untuk mendapatkan prestasi setinggi tingginya. Karena nantinya peserta akan mengikuti kompetesi atau perlombaan.
  • Orientasi utama adalah pada program latihan yang dilakukan oleh pelatih.
  • Materi olahraga yaitu lebih spesifik atau sesuai dengan cabang olahraga yang kamu ikuti.
  • Waktu tidak dibatasi, tapi tetap diatur oleh pelatih supaya tidak terlalu berlebihan ataupun terlalu sedikit.
  • Pelatih sebagai subjek. Kemampuan pelatih jauh lebih besar ketimbang guru pendidikan jasmani biasa.

Kesimpulan

Di atas adalah perbedaan pendidikan Jasmani dan Olahraga. Patutnya kita bisa membedakan antara kedua kata ini, karena penggunaannya saja sudah berbeda. Adapun kesamaan dari pendidikan jasmani dan olahraga ialah untuk memperoleh kebugaran dan kesehatan tubuh. Cuman pendidikan jasmani berfokus untuk mengenalkan berbagai macam praktek olahraga. Dan olahraga hanya berfokus pada cabang olahraga yang kita geluti dengan tujuan meraih prestasi ketika di perlombaan nantinya.

Selasa, 17 November 2020

Contoh Surat Rekomendasi Beasiswa dan Cara Membuatnya

Surat rekomendasi beasiswa adalah surat yang menyatakan bahwa nama yang terlampir di dalam surat itu layak untuk mendapatkan beasiswa. Surat rekomenadsi ini biasanya dikeluarkan oleh suatu institusi seperi sekolah atau kampus guna mengajukan beasiswa ke institusi lain. Surat ini menjadi bukti tertulis dari pihak kampus atau sekolah yang disahkan oleh mereka.

Rekomendasi beasiswa selalu ada di setiap pengajuan beasiswa. Untuk mendapatkan surat ini, kamu bisa memintanya ke kepala sekolah, dosen, atau atasan tempat kamu bekerja. Hal ini dimaksudkan agar pemberi beasiswa percaya bahwasannya kamu lah orang yang benar benar layak untuk mendapatkan beasiswa. 

Contoh Surat Rekomendasi Beasiswa yang Sederhana

contoh surat rekomendasi beasiswa

Di atas adalah contoh surat rekomendasi beassiwa yang sangat mudah untuk dibuat. Contoh tersebut masihlah sangat sederhana. Supaya menambah keyakinan bahwa kamu adalah kandidat yang tepat sebagai penerima beasiswa, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Surat Rekomendasi Beasiswa

Perhatikanlah hal hal berikut ini supaya kamu berpeluang besar untuk mendapatkan beasiswa yang kamu inginkan. Berikut ini adalah hal hal yang wajib diperhatikan:

Data Lengkap dan Jelas

Masukanlah data kamu secara lengkap, mulai dari nama, tempat tanggal lahir, alamat, jurusan, program studi, fakultas, semester, dan tahun ajaran. Pastikan data yang kamu isikan tersebut benar benar jujur dan bisa dipertanggung jawabkan. 

Penjelasan

Berikanlah sedikit deskripsi dan penjelasan mengenai beasiswa yang hendak kamu dapatkan. Deskripsi ini bersifat meminta kepada pemberi beasiswa untuk menerima kamu. Tapi jangan gunakan bahasa yang alay ya.
 

Motivasi

Jangan lupa tuliskan motivasi kamu dalam mendapatkan beasiswa tersebut. Biasanya motivasi ini terpisah dengan surat rekomendasi, jadi ada essai nya tersendiri untuk motivasi. Tapi tak ada salahnya untuk mencipratkan sedikit motivasi kamu ke dalam surat rekomendasi.

Kemampuan

Supaya pemberi beasiswa semakin yakin dengan kamu, maka kamu harus memaparkan kemampuan apa saja yang kamu miliki. Pastikan kemampuan kamu harus selaras dengan rekomendasi beasiswa yang kamu ajukan.

Prestasi

Tak ada salahnya untuk sedikit pamer. Dengan menambahkan prestasi apa saja yang kamu miliki, niscaya pemberi beasiswa akan terbius dengan kamu. Mereka akan semakin yakin bahwa kamu adalah kandidat yang tepat dalam mendapatkan beasiswa. Bagaimana jika tidak memiliki prestasi? Tidaklah mengapa, yang terpenting motivasi dan alasan kamu kuat.

Susunan dalam Surat Rekomendasi Beasiswa

Ada beberapa susunan yang wajib ada disetiap kali kamu mengajukan surat rekomendasi beasiswa ke luar. Berikut ini adlaah susunannya.
  • Kop Surat
  • Judul Surat [SURAT REKOMENDASI]
  • Tanggal dan Nomor Surat
  • Biodata
  • Isi Surat
  • Penutup
  • Tanda Tangan dan Stempel
Nah demikian adalah contoh surat rekomendasi beasiswa yang harus kamu perhatikan. Dengan mengikuti kaidah pengisian yang benar dalam menulis surat rekomendasi pengajuan beasiswa, diharapkan kamu bisa menjadi kandidat yang terpilih saat mengajukan beasiswa.